Wednesday, September 14, 2005

Kau kekuatanku

Berganti bulan sudah lima kali
Bulan berbeda warnapun berbeda
Ternyata tidak selamanya riang
Ternyata kurasakan juga tertusuk duri

Kupikir aku kuat
Kupikir aku mampu
Kupikir aku tegar
Ternyata tidak sama sekali

Malam itu bulir putih menetes
Kubiarkan membasahi meja kerjaku
Seperti tanah gersang diairi
Seketika hatiku segar kembali

KAU memang luar biasa
Bersimpuh di kakiMu
Adalah tempat tertenang buatku
Segala sesak penat hilang bersama angin

Bapa, tak mungkin kuberpaling
Engkau kekuatanku
Pasti akan tetap ada jalan berbatu
BersamaMu ku pasti mampu melaluinya

No comments: